Kursor

Cute Rocking Baby Monkey

Sabtu, 06 Juni 2015

MANUSIA DAN KEGELISAHAN



A.       PENGERTIAN KEGELISAHAN
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenang hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.

B.       3 MACAM KECEMASAN YANG MENIMPA MANUSIA
Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat,bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu:
1.      kecemasan kenyataan (obyektit)
Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar.
2.      kecemasan neorotik (syarat)
Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah.
3.      kecemasan moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang.Tiap pribadi memiliki bermacam-macam emosi antara lain: iri, dendam, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang. Sifat-sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji, bahkan mengakibatkan manusia akan merasa khawatir, takut, cemas, gelisah dan putus asa.

C.       SEBAB-SEBAB SESEORANG MERASA GELISAH
Gelisah terkadang membuat seseorang merasa tidak nyaman, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan orang-orang menjadi gelisah diantaranya :
1.      Kesulitan ekonomi
2.      Takut kehilangan harta, jabatan dan popularitas
3.      Penyakit yang menahun
Kesulitan mendapatkan pasangan hidup yang ideal
4.      Takut kehilangan pasangan hidup
5.      Khawatir gagal dalam berkarier dan lainnya
Apabila kita kaji, sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam.

D.       CONTOH-CONTOH ORANG GELISAH
Sebenarnya untuk melihat orang yang sedang mengalami kegelisahan dapat dilihat dari tingkah lakunya. Misalnya seseorang berjalan mondar-mandir sambil menundukan kepala atau duduk termenung. Contohnya adalah kegelisahaan terhadap orang yang mendengar peringatan akan adanya bencana, ia akan menunjukkan tingkah laku yang berbeda dari biasanya karena memikirkan tentang peringatan yang didengarnya serta membayangkan hal-hal yang bisa saja terjadi karena bencana tersebut, dan ia takut kehilangan apa yang ia miliki saat ini.

E.       USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN
Kegelisahan nyatanya membuat pikiran dan perasaan seseorang merasa tidak nyaman. Ada beberapa usaha-usaha yang perlu kita ketahui untuk mengatasi kegelisahan, diantaranya:
1.      Bersikap tenang
2.      Intropeksi diri
3.      Berserah diri kepada Tuhan
4.      Bercerita kepada seseorang

F.        CONTOH-CONTOH MENGHADAPI KEGELISAHAN
Sebenarnya ada beberapa contoh yang dapat dilakukan disaat mengatasi kegelisahan yaitu: Berusaha bersikap tenang saat memiliki masalah, dengan begitu kita dapat mengontrol diri sendiri untuk berfikir lebih jernih dan dapat mengambil keputusan atau tindakan yang akan dilakukan dengan benar. Kemudian bersabar dalam menerima keputusan, bila kita telah memikirkan hal apa yang harus dilakukan ataupun jalan keluar dari sebuah masalah jangan bersikap egois karena jalan keluar yang kita fikirkan belum tentu baik untuk semua pihak, kita juga harus menerima keputusan dari orang lain tetapi bukan menerima keputusan orang lain begitu saja kita juga perlu tau mengapa jalan keluar atau keputusan orang lain lebih baik daripada keputusan yang kita fikirkan dengan begitu dapat dibandingkan dan menganalisa dengan seksama keputusan atau jalan keluar mana yang sebaiknya dilakukan dan dapat diterima oleh semua pihak. Dan tak luput dari rasa ikhlas terhadap apa yang telah terjadi, suatu masalah ataupun bencana memang terkadang terjadi begitu saja tanpa ada waktu untuk kita merundingkan segalanya dengan begitu suatu masalah atau bencana yang terjadi begitu saja tanpa terduga-duga harus ada rasa ikhlas untuk menghindari suatu rasa kegelisahan yang mendalam.

G.       PENGERTIAN KETERASINGAN
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata ini berasal dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang. Sehingga kata terasing berarti tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal – hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Terasing atau keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama orang pernah mengalami hidup dalam keterasingan, sudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain.

H.       AYAT AL-QUR’AN TENTANG KETERASINGAN
Salah satu contoh ayat Al-qur’an yang menjelaskan tentang keterasingan yaitu : “Katakanlah; Inilah jalanku. Aku mengajak (kamu) kepada Allah di atas bashirah/ilmu. Inilah jalanku dan jalan orang-orang yang mengikutiku. Dan maha suci Allah, aku bukan termasuk golongan orang-orang musyrik.( QS. Yusuf: 108)

I.          PENGERTIAN KESEPIAN
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pemah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia, lama rasa sepi itu bergantung kepada mental orang dan kasus penyebabnya.

J.         3 MACAM PENYEBAB TERJADINYA KESEPIAN
Pada dasarnya ada 3 macam penyebab yang dapat meimbulkan terjadinya kesepian dalam diri seseorang, biasanya seseorang merasa kesepian itu diakibatkan karena faktor dari diri sendiri misalnya :
1.    Kurang pintarnya bergaul dalam masyrakat.
2.    Takut atas akibat yang akan di alaminya dalam bergaul.
3.    Perbuatan kita yang buruk.

K.       PENGERTIAN KETIDAKPASTIAN
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Ketidak pastian artinya keadaan yang tidak pasti, tidaktentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas itu semua adalah akibat pikirannya tidak dapat konsentrasi. Ketidak konsentrasian disebabkan oleh berbagai sebab, yang jelas pikiran kacau.

L.       MACAM-MACAM PENYEBAB KETIDAK PASTIAN DAN CONTOHNYA
1.      Phobia
2.      Obsesi
3.      Kompulasi
4.      Histeria
5.      Kurangnya Percaya Diri
6.      Delusi
7.      Halusinasi
8.      Keadaan saat emosional
Salah satu contoh dari ketidakpastian yang sederhana adalah : Rasa ketidakpastian yang berada di benak anak SMP kelas 3 yang telah menyelesaikan UN, ketidakpastian itu berupa 2 kemungkinan, yaitu : lulus atau tidak. Karena anak tersebut tidak yakin akan hasil kerjaanya yang telah dia kerjakan pada saat menempuh ujian UN karena hari sebelumnya tidak belajar

M.     USAHA-USAHA MENGATASI KETIDAKPASTIAN
Dalam hidup kita pasti pernah mengalami ketidakpastian untuk mengatasinya yaitu dengan cara memiliki informasi yang cukup serta memiliki persiapan yang matang dalam menghadapi hidup ini sehingga kita tidak akan mengalami ketidakpastian lagi.

N.       AYAT AL-QUR’AN DALAM MENGATASI KETIDAKPASTIAN
Salah satu contoh ketidakpastian yaitu ketidakpastian datangnya Hari akhir (Kiamat) tidak ada seorang-pun yang tau kapan hari tersebut datang dan hanya Allah-lah yang mengetahuinya sesuai dengan ayat Al-qur’an berikut ini : “Dan aku tidak mengira Hari Kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku dikembalikan kepada Tuhanku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada kebun-kebun itu.” (Q.s. al-Kahfi: 36).

Sumber :

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB



A.       PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai wujudan kesadaran akan kewajibannya. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang bertanggung jawab. Karena manusia, selain merupakan makhluk individual dan makhluk sosial, juga merupakan makhluk Allah. Manusia memiliki tuntutan yang besar untuk bertanggung jawab mengingat ia mementaskan sejumlah peranan dalam konteks sosial, individual ataupun teologis.

B.       MAKNA TANGGUNG JAWAB
Yang telah diketahui pengertian tanggung jawab menurut kamus bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatu. Sehingga makna dari tanggung jawab itu sendiri adalah kewajiban menanggung, memikul, ataupun menanggung segala sesuatunya, serta memberikan jawaban dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab itu sendiri juga berarti perbuatan perwujudan atas kesadaran dan kewajiban.

C.       JENIS-JENIS TANGGUNG JAWAB BESERTA CONTOHNYA
1.        Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggug jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
Contoh : Tanggung jawab dalam menuntut ilmu.
2.        Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga terdiri dari suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baikkeluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.
Contoh : Membiayai orang tua saat sudah memiliki pendapatan.
3.        Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial.
Contoh : Menjaga silaturahmi antar sesama masyarakat.
4.        Tanggung jawab terhadap bangsa dan Negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma- norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara.
Contoh :Membela bangsa dan negara dari penjajah.
5.        Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsang terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman- hukuman Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama.
Contoh :Beribadah pada Tuhan, serta melaksanakan seruan Allah dan menjauhilarangannya.

D.       PENGERTIAN PENGABDIAN
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat, ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian bisa disebut juga sebagai rasa tanggung jawab.

E.       MACAM-MACAM PENGABDIAN
1.      Pengabdian terhadap Tuhan yang MahaEsa
2.      Pengabdian kepada masyarakat
3.      Pengabdian kepada raja
4.      Pengabdian kepada negara
5.      Pengabdian kepada harta
6.      Pengabdian kepada keluarga

F.        1 CONTOH PENGABDIAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Seorang guru di suatu desa terpencil harus menempuh perjalanan lebih dari 3 jam melewati sungai dan bukit-bukit yang tidak mudah untuk mengemban tugasnya mengajar di sebuah sekolah yang bahkan tidak memiliki banyak murid, namun guru itu tetap mengajar meskipun harus melewati usaha yang berat dalam mencapai sekolah.

G.       PENGERTIAN PENGORBANAN
Pengorbanan adalah pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan. Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian. Dalam pengadian selalu dituntut pengorbanan, tapi belum tentu pengorbanan menuntut pengabdian.

H.       MACAM-MACAM PENGORBANAN
1.      Pengorbanan harta benda
2.      Pengorbanan pikiran
3.      Pengorbanan perasaan
4.      Pengorbanan tenaga

I.          AKIBAT DARI PENGORBANAN
Akibat yang di timbulkan dari sebuah pengorbanan adalah sautu hasil yang di harapkan seseorang setelah melakukan hal yang mulia. Hasil ini biasanya bersifat positif dan membuat orang merasa hutang budi kepada orang yang berkorban. Hutang budi ini biasanya sulit untuk di lupakan seseorang dan akan selalu teringat pengorbanan oarang yang berkorban.

J.         CONTOH PENGORBANAN
Seorang ibu rela mengesampingkan keinginannya dalam membeli sesuatu untuk dirinya sendiri, demi membeli kebutuhan anak-anaknya, meskipun hanya keinginan kecil, seorang ibu mengorbankan waktu istirahatnya untuk menjaga anaknya.

Sumber :